Berita Terkini

KPU Sumba Barat Jemput Bola ke Sekolah, Sasar Pemilih Pemula Lewat Podcast dan Pramuka

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat terus bergerak aktif memastikan kesiapan pemilih pemula menghadapi pesta demokrasi mendatang. Pada Selasa (3/2/2026), Anggota KPU Sumba Barat, Agusalim Ahmad, melakukan kunjungan koordinasi strategis ke sejumlah lembaga pendidikan menengah di wilayah tersebut. Langkah "jemput bola" ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman politik dan meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan generasi muda yang sering kali menjadi penentu dalam perolehan suara. Inovasi Edukasi: Podcast dan Kedisiplinan Pramuka Dalam kunjungannya, KPU fokus pada dua sekolah dengan pendekatan edukasi yang berbeda namun saling melengkapi: SMAS Kristen Waikabubak: Literasi Digital melalui Podcast KPU merancang kolaborasi pembuatan Podcast Pendidikan Pemilih Pemula. Media digital ini dipilih karena dianggap paling dekat dengan gaya hidup Generasi Z. Diharapkan, pesan-pesan demokrasi dapat dikemas secara kreatif dan lebih mudah diterima oleh siswa. MAN Sumba Barat: Kaderisasi lewat Gerakan Pramuka Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumba Barat, koordinasi difokuskan pada pendidikan politik bagi anggota Pramuka. KPU menilai struktur organisasi Pramuka yang disiplin sangat efektif untuk mencetak agen informasi yang mampu menyebarkan nilai-nilai positif pemilu di lingkungan sekolah. Menyelaraskan Visi dengan Pimpinan Sekolah Kehadiran Agusalim Ahmad disambut hangat oleh pimpinan masing-masing sekolah. Pertemuan tatap muka ini menjadi krusial untuk menyinkronkan jadwal kegiatan agar tidak berbenturan dengan kurikulum pembinaan kesiswaan yang sudah ada. "Kami ingin memastikan bahwa pemilih pemula tidak hanya sekadar datang ke TPS, tetapi memiliki pemahaman yang mendalam tentang makna suara mereka bagi masa depan daerah," tegas Agusalim Ahmad di sela-sela kegiatannya. Tekan Angka Golput Pihak sekolah mengapresiasi penuh inisiatif KPU Sumba Barat. Kerja sama ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa sebagai pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab, sekaligus menekan angka golongan putih (golput) di kalangan remaja Sumba Barat. Melalui sinergi antara penyelenggara pemilu dan lembaga pendidikan, diharapkan kualitas demokrasi di tingkat lokal dapat terus meningkat seiring dengan tingginya kesadaran politik para pemilih mudanya.

Perkuat Tata Kelola Internal, KPU Kabupaten Sumba Barat Ikuti Rakor Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi 2026

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pengawasan internal organisasi melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi KPU Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Jumat, 30 Januari 2026. Rapat koordinasi tersebut diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia dan diikuti secara serentak oleh KPU Provinsi serta KPU Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman dan langkah teknis dalam pelaksanaan penilaian mandiri SPIP sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan. Bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Sumba Barat, jajaran pimpinan dan sekretariat KPU Sumba Barat mengikuti kegiatan ini secara daring. Hadir dalam rapat tersebut Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat Teguh Rahardjo, Kasubag Teknis Penyelenggara Pemilu dan Hubungan Partisipasi Masyarakat Silvi Yanti, serta jajaran staf dan operator SPIP KPU Kabupaten Sumba Barat. Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat Teguh Rahardjo menegaskan bahwa penilaian mandiri maturitas SPIP merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi kinerja organisasi secara menyeluruh. Ia menginstruksikan kepada operator dan staf terkait agar melakukan penginputan data dukung secara cermat, akurat, dan objektif sesuai dengan kondisi riil satuan kerja. “Penilaian maturitas SPIP ini menjadi cermin kualitas tata kelola organisasi kita. Dengan sistem pengendalian intern yang terintegrasi, kita ingin memastikan bahwa KPU Kabupaten Sumba Barat tidak hanya berhasil dalam penyelenggaraan teknis kepemiluan, tetapi juga tertib secara administrasi serta patuh terhadap ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Teguh Rahardjo. Melalui rapat koordinasi ini, KPU RI berharap seluruh satuan kerja di daerah mampu mencapai tingkat maturitas SPIP yang dipersyaratkan. Pencapaian tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya lembaga penyelenggara pemilu yang bersih, efektif, akuntabel, dan terpercaya, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap KPU sebagai institusi penyelenggara demokrasi.

KPU Kabupaten Sumba Barat Ikuti Sinkroninsasi Program dan Kegiatan Divisi Teknis Penyelenggaraan Tahun 2026

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Divisi Teknis Penyelenggaraan Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Jumat, 30 Januari 2026. Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Anggota KPU Provinsi NTT, Elyaser Romi Rihi dan diikuti oleh seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rakor ini menjadi forum strategis dalam menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antara KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota. Fokus utama pertemuan adalah memastikan sinkronisasi kebijakan dan program kerja Divisi Teknis Penyelenggaraan, khususnya dalam menghadapi tahapan pemilu dan/atau pemilihan yang berlangsung pada tahun 2026. Sinkronisasi ini dinilai penting guna menjamin pelaksanaan setiap tahapan berjalan efektif, efisien, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku. Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat Divisi Teknis dan Penyelenggara Pemilu menyampaikan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti hasil rakor tersebut di tingkat daerah. Komitmen ini diwujudkan melalui penyesuaian program dan kegiatan agar selaras dengan arah kebijakan KPU Provinsi NTT. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, diharapkan integritas dan kualitas penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Sumba Barat dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu. Rapat koordinasi yang berlangsung dengan khidmat ini diikuti oleh Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat Divisi Teknis dan Penyelenggara Pemilu Ridwan Mias Kamodo, Kasubag Teknis dan Penyelenggara Pemilu Silvi Yanti, serta staf Divisi Teknis dan Penyelenggara Pemilu di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Sumba Barat.

Optimalkan Anggaran Tahun 2026, KPU Kabupaten Sumba Barat Ikuti Rakor Sinkronisasi Program Bersama KPU NTT

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat mengikuti Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Kamis, 29 Januari 2026. Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh perencanaan program dan penggunaan anggaran di tingkat KPU Kabupaten/Kota selaras dengan kebijakan nasional maupun kebijakan KPU Provinsi NTT. Sinkronisasi ini dinilai krusial mengingat pengelolaan keuangan, logistik, dan dukungan operasional lembaga menuntut efisiensi, ketepatan sasaran, serta akuntabilitas yang tinggi. Dalam rapat tersebut, KPU Provinsi NTT menyampaikan arah kebijakan pengelolaan anggaran dan logistik Tahun Anggaran 2026, termasuk penekanan pada perencanaan berbasis kebutuhan, pengendalian belanja, serta kesiapan logistik dalam mendukung seluruh tahapan Pemilu dan Pemilihan ke depan. Menanggapi arahan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat bersama jajaran sekretariat menyatakan komitmennya untuk segera melakukan penyesuaian dan penguatan koordinasi internal. Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan program dan serapan anggaran Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan optimal sejak awal tahun serta mendukung kelancaran tugas-tugas kelembagaan. “Sinkronisasi ini sangat penting bagi kami di tingkat kabupaten agar setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar mendukung kelancaran tugas-tugas keorganisasian dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar perwakilan KPU Kabupaten Sumba Barat di sela-sela rapat. Rapat koordinasi yang berlangsung secara interaktif tersebut diakhiri dengan sesi diskusi yang membahas berbagai kendala teknis di lapangan, khususnya terkait distribusi dan pengelolaan logistik di wilayah Nusa Tenggara Timur, serta perumusan solusi strategis dalam menghadapi tantangan geografis dan operasional ke depan. Dalam kegiatan ini, KPU Kabupaten Sumba Barat dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat Teguh Rahardjo selaku penanggung jawab Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik, Sekretaris KPU Kabupaten Sumba Barat Pura Pajangu, Kepala Subbagian Keuangan, Umum, Rumah Tangga, dan Logistik Konsthanthinus K. Bili, serta staf pada Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Kabupaten Sumba Barat.

KPU Kabupaten Sumba Barat Perkuat Sinergi Melalui Rakor Sinkronisasi Sosdiklih dan SDM Bersama KPU Provinsi NTT

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat mengikuti Rapat Koordinasi Sinkronisasi Kegiatan Sosialisasi, Pendidikan Pemilih (Sosdiklih), Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Kamis, 29 Januari 2026. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja serta memastikan kesiapan seluruh jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT dalam menghadapi tahapan Pemilu maupun Pemilihan yang akan datang. Sinkronisasi ini menjadi penting mengingat kegiatan Sosdiklih, Parmas, dan pengelolaan SDM merupakan ujung tombak dalam meningkatkan kualitas partisipasi pemilih dan profesionalitas penyelenggara pemilu di daerah. Dalam pertemuan tersebut, KPU Provinsi NTT menyampaikan arah kebijakan dan strategi pelaksanaan program sosialisasi dan pendidikan pemilih yang terukur, inklusif, dan berkelanjutan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia guna mendukung penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas. KPU Kabupaten Sumba Barat menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti seluruh arahan dan hasil rapat koordinasi tersebut. Penyelarasan program ini dinilai krusial agar setiap kegiatan di tingkat kabupaten memiliki landasan operasional yang kuat, terintegrasi secara sistemik, serta sejalan dengan kebijakan KPU Provinsi dan KPU RI. Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Agusalim Ahmad, menyampaikan bahwa sinkronisasi menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program di daerah. “Sinkronisasi ini adalah kunci agar program di tingkat kabupaten tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan selaras dengan visi besar KPU dalam menciptakan penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas dan inklusif,” ujarnya di sela-sela kegiatan. Rapat koordinasi ini diikuti oleh Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM Agusalim Ahmad, Kepala Subbagian Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM Yohanes S.P. Killok, serta staf Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Sumba Barat.

Matangkan Perencanaan Tahun 2026, KPU Kabupaten Sumba Barat Ikuti Rakor Sinkronisasi Program Bersama KPU Provinsi NTT

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat mengikuti Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Rabu, 28 Januari 2026. Rapat koordinasi tersebut diinisiasi oleh Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Provinsi NTT dengan tujuan menyelaraskan persepsi serta rencana kerja seluruh satuan kerja KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam menghadapi tahun anggaran 2026. Partisipasi KPU Kabupaten Sumba Barat dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen lembaga dalam menerapkan tata kelola administrasi yang transparan dan akuntabel. Melalui proses sinkronisasi perencanaan, diharapkan tidak terjadi tumpang tindih program antara KPU pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Muhammadiyah, menyampaikan bahwa sinkronisasi program menjadi hal yang sangat penting bagi KPU di tingkat kabupaten. “Sinkronisasi ini sangat penting bagi kami di tingkat kabupaten agar setiap perencanaan program di tahun 2026 memiliki landasan yang kuat dan terukur, terutama dalam mendukung keberlanjutan data dan kualitas layanan informasi,” ujarnya. Rapat koordinasi berlangsung secara interaktif dan diakhiri dengan sesi diskusi yang membahas berbagai kendala teknis di lapangan serta perumusan solusi strategis yang akan diimplementasikan sepanjang tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, KPU Kabupaten Sumba Barat dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Muhammadiyah, Kepala Subbagian Perencanaan, Data, dan Informasi Yosni S. Ina Tamo, serta staf pada Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Sumba Barat.