Berita Terkini

Edukasi Demokrasi Sejak Dini, Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat Jadi Panelis Debat Osis SMA Negeri 1 Waikabubak

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id  – Semangat demokrasi merambah lingkungan sekolah. Ketua KPU Sumba Barat, Teguh Rahardjo, hadir langsung memberikan edukasi politik dengan menjadi panelis dalam Debat Calon Ketua OSIS SMA Negeri 1 Waikabubak, Selasa (24/02/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut dikemas menyerupai debat pemilihan kepala daerah, lengkap dengan tata tertib, sesi pendalaman visi-misi, serta pertanyaan panelis. Kehadiran pimpinan lembaga penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten ini bertujuan memberikan bobot kualitas pada proses transisi kepemimpinan siswa sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini. Sebagai panelis, Teguh Rahardjo melontarkan sejumlah pertanyaan strategis yang menguji ketangkasan berpikir, kapasitas kepemimpinan, serta solusi para kandidat terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekolah. Ia menekankan bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar soal popularitas, tetapi tentang tanggung jawab, integritas, dan komitmen pengabdian. “Melihat antusiasme siswa hari ini, saya optimistis terhadap masa depan demokrasi kita. Debat ini adalah laboratorium kepemimpinan. Kami di KPU sangat mendukung kegiatan literasi demokrasi seperti ini agar pemilih pemula paham bahwa suara mereka sangat berharga dan harus didasarkan pada pertimbangan rasional,” ujar Teguh di sela-sela kegiatan. Keterlibatan KPU Sumba Barat dalam agenda sekolah ini merupakan bagian dari program KPU Mengajar, yang bertujuan mendekatkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda. Melalui peran sebagai panelis, KPU ingin menunjukkan bahwa proses pemilu—bahkan dalam skala OSIS—harus dijalankan dengan prinsip Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (Luber), serta Jujur dan Adil (Jurdil), disertai sportivitas antar kandidat. Kepala Sekolah SMAN 1 Waikabubak menyampaikan apresiasi atas kesediaan Ketua KPU Sumba Barat meluangkan waktu di tengah kesibukannya. Kehadiran praktisi pemilu dinilai memberikan standar baru bagi organisasi siswa dalam menyelenggarakan pesta demokrasi internal yang berkualitas dan edukatif.

Sambut Bulan Ramadhan, KPU Kabupaten Sumba Barat Gelar Doa Bersama dan Santunan di Ponpes Baitul Hikmah Waikabubak

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumba Barat menggelar kegiatan spiritual dan sosial bertajuk “Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim”. Acara berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Baitul Hikmah. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat, Teguh Rahardjo, bersama para anggota KPU yakni Agusalim Ahmad, Muhammadiyah, Ridwan Mias Kamodo, dan Oktavianus Malo. Turut hadir Sekretaris KPU Sumba Barat, Pura Pajangu, para kepala subbagian, staf pelaksana, serta para santri dan anak yatim yang bermukim di pondok pesantren tersebut. Dalam sambutannya, Teguh Rahardjo menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk rasa syukur sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antara KPU dan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan. “Kami ingin menyambut bulan yang penuh berkah ini dengan hati yang bersih. Melalui doa bersama anak-anak yatim, kami berharap tugas-tugas kelembagaan yang kami emban ke depan senantiasa mendapat ridho dan kelancaran dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya. Acara dimulai pada sore hari dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh pengasuh pondok pesantren, Ustad Makmur Rodhi. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa serta kelancaran tahapan demokrasi di wilayah Sumba Barat. Selanjutnya, dilakukan penyerahan santunan berupa paket bantuan sembako secara simbolis kepada para santri dan anak yatim. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang Ramadhan. Pihak Pondok Pesantren Baitul Hikmah menyambut baik kegiatan tersebut. Perwakilan pengasuh menyampaikan apresiasi atas kepedulian keluarga besar KPU Sumba Barat yang telah berbagi kebahagiaan bersama para santri. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi internal bagi jajaran KPU Sumba Barat untuk memperkuat integritas, kebersamaan, dan semangat pelayanan publik dalam menjalankan tugas-tugas kepemiluan. Nuansa religius yang menyelimuti acara diharapkan mampu memberikan energi positif menjelang berbagai agenda kelembagaan yang akan dilaksanakan ke depan. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah, menciptakan suasana penuh kekeluargaan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari.

KPU Sumba Barat Jemput Bola ke Sekolah, Sasar Pemilih Pemula Lewat Podcast dan Pramuka

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat terus bergerak aktif memastikan kesiapan pemilih pemula menghadapi pesta demokrasi mendatang. Pada Selasa (3/2/2026), Anggota KPU Sumba Barat, Agusalim Ahmad, melakukan kunjungan koordinasi strategis ke sejumlah lembaga pendidikan menengah di wilayah tersebut. Langkah "jemput bola" ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman politik dan meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan generasi muda yang sering kali menjadi penentu dalam perolehan suara. Inovasi Edukasi: Podcast dan Kedisiplinan Pramuka Dalam kunjungannya, KPU fokus pada dua sekolah dengan pendekatan edukasi yang berbeda namun saling melengkapi: SMAS Kristen Waikabubak: Literasi Digital melalui Podcast KPU merancang kolaborasi pembuatan Podcast Pendidikan Pemilih Pemula. Media digital ini dipilih karena dianggap paling dekat dengan gaya hidup Generasi Z. Diharapkan, pesan-pesan demokrasi dapat dikemas secara kreatif dan lebih mudah diterima oleh siswa. MAN Sumba Barat: Kaderisasi lewat Gerakan Pramuka Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumba Barat, koordinasi difokuskan pada pendidikan politik bagi anggota Pramuka. KPU menilai struktur organisasi Pramuka yang disiplin sangat efektif untuk mencetak agen informasi yang mampu menyebarkan nilai-nilai positif pemilu di lingkungan sekolah. Menyelaraskan Visi dengan Pimpinan Sekolah Kehadiran Agusalim Ahmad disambut hangat oleh pimpinan masing-masing sekolah. Pertemuan tatap muka ini menjadi krusial untuk menyinkronkan jadwal kegiatan agar tidak berbenturan dengan kurikulum pembinaan kesiswaan yang sudah ada. "Kami ingin memastikan bahwa pemilih pemula tidak hanya sekadar datang ke TPS, tetapi memiliki pemahaman yang mendalam tentang makna suara mereka bagi masa depan daerah," tegas Agusalim Ahmad di sela-sela kegiatannya. Tekan Angka Golput Pihak sekolah mengapresiasi penuh inisiatif KPU Sumba Barat. Kerja sama ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa sebagai pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab, sekaligus menekan angka golongan putih (golput) di kalangan remaja Sumba Barat. Melalui sinergi antara penyelenggara pemilu dan lembaga pendidikan, diharapkan kualitas demokrasi di tingkat lokal dapat terus meningkat seiring dengan tingginya kesadaran politik para pemilih mudanya.

Perkuat Tata Kelola Internal, KPU Kabupaten Sumba Barat Ikuti Rakor Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi 2026

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pengawasan internal organisasi melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi KPU Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Jumat, 30 Januari 2026. Rapat koordinasi tersebut diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia dan diikuti secara serentak oleh KPU Provinsi serta KPU Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman dan langkah teknis dalam pelaksanaan penilaian mandiri SPIP sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan. Bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Sumba Barat, jajaran pimpinan dan sekretariat KPU Sumba Barat mengikuti kegiatan ini secara daring. Hadir dalam rapat tersebut Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat Teguh Rahardjo, Kasubag Teknis Penyelenggara Pemilu dan Hubungan Partisipasi Masyarakat Silvi Yanti, serta jajaran staf dan operator SPIP KPU Kabupaten Sumba Barat. Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat Teguh Rahardjo menegaskan bahwa penilaian mandiri maturitas SPIP merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi kinerja organisasi secara menyeluruh. Ia menginstruksikan kepada operator dan staf terkait agar melakukan penginputan data dukung secara cermat, akurat, dan objektif sesuai dengan kondisi riil satuan kerja. “Penilaian maturitas SPIP ini menjadi cermin kualitas tata kelola organisasi kita. Dengan sistem pengendalian intern yang terintegrasi, kita ingin memastikan bahwa KPU Kabupaten Sumba Barat tidak hanya berhasil dalam penyelenggaraan teknis kepemiluan, tetapi juga tertib secara administrasi serta patuh terhadap ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Teguh Rahardjo. Melalui rapat koordinasi ini, KPU RI berharap seluruh satuan kerja di daerah mampu mencapai tingkat maturitas SPIP yang dipersyaratkan. Pencapaian tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya lembaga penyelenggara pemilu yang bersih, efektif, akuntabel, dan terpercaya, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap KPU sebagai institusi penyelenggara demokrasi.

KPU Kabupaten Sumba Barat Ikuti Sinkroninsasi Program dan Kegiatan Divisi Teknis Penyelenggaraan Tahun 2026

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Divisi Teknis Penyelenggaraan Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Jumat, 30 Januari 2026. Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Anggota KPU Provinsi NTT, Elyaser Romi Rihi dan diikuti oleh seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rakor ini menjadi forum strategis dalam menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antara KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota. Fokus utama pertemuan adalah memastikan sinkronisasi kebijakan dan program kerja Divisi Teknis Penyelenggaraan, khususnya dalam menghadapi tahapan pemilu dan/atau pemilihan yang berlangsung pada tahun 2026. Sinkronisasi ini dinilai penting guna menjamin pelaksanaan setiap tahapan berjalan efektif, efisien, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku. Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat Divisi Teknis dan Penyelenggara Pemilu menyampaikan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti hasil rakor tersebut di tingkat daerah. Komitmen ini diwujudkan melalui penyesuaian program dan kegiatan agar selaras dengan arah kebijakan KPU Provinsi NTT. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, diharapkan integritas dan kualitas penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Sumba Barat dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu. Rapat koordinasi yang berlangsung dengan khidmat ini diikuti oleh Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat Divisi Teknis dan Penyelenggara Pemilu Ridwan Mias Kamodo, Kasubag Teknis dan Penyelenggara Pemilu Silvi Yanti, serta staf Divisi Teknis dan Penyelenggara Pemilu di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Sumba Barat.

Optimalkan Anggaran Tahun 2026, KPU Kabupaten Sumba Barat Ikuti Rakor Sinkronisasi Program Bersama KPU NTT

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat mengikuti Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Kamis, 29 Januari 2026. Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh perencanaan program dan penggunaan anggaran di tingkat KPU Kabupaten/Kota selaras dengan kebijakan nasional maupun kebijakan KPU Provinsi NTT. Sinkronisasi ini dinilai krusial mengingat pengelolaan keuangan, logistik, dan dukungan operasional lembaga menuntut efisiensi, ketepatan sasaran, serta akuntabilitas yang tinggi. Dalam rapat tersebut, KPU Provinsi NTT menyampaikan arah kebijakan pengelolaan anggaran dan logistik Tahun Anggaran 2026, termasuk penekanan pada perencanaan berbasis kebutuhan, pengendalian belanja, serta kesiapan logistik dalam mendukung seluruh tahapan Pemilu dan Pemilihan ke depan. Menanggapi arahan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat bersama jajaran sekretariat menyatakan komitmennya untuk segera melakukan penyesuaian dan penguatan koordinasi internal. Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan program dan serapan anggaran Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan optimal sejak awal tahun serta mendukung kelancaran tugas-tugas kelembagaan. “Sinkronisasi ini sangat penting bagi kami di tingkat kabupaten agar setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar mendukung kelancaran tugas-tugas keorganisasian dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar perwakilan KPU Kabupaten Sumba Barat di sela-sela rapat. Rapat koordinasi yang berlangsung secara interaktif tersebut diakhiri dengan sesi diskusi yang membahas berbagai kendala teknis di lapangan, khususnya terkait distribusi dan pengelolaan logistik di wilayah Nusa Tenggara Timur, serta perumusan solusi strategis dalam menghadapi tantangan geografis dan operasional ke depan. Dalam kegiatan ini, KPU Kabupaten Sumba Barat dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat Teguh Rahardjo selaku penanggung jawab Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik, Sekretaris KPU Kabupaten Sumba Barat Pura Pajangu, Kepala Subbagian Keuangan, Umum, Rumah Tangga, dan Logistik Konsthanthinus K. Bili, serta staf pada Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Kabupaten Sumba Barat.