KPU Kabupaten Sumba Barat Sambangi SMA Negeri 1 Lamboya, Ajak Pemilih Pemula Pahami Pentingnya Pemilu
Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat terus berkomitmen meningkatkan pemahaman politik bagi generasi muda. Pada Kamis (22/1/2026), KPU Sumba Barat menggelar program "KPU Mengajar" yang bertempat di SMA Negeri 1 Lamboya.
Kegiatan yang diikuti oleh siswa-siswi kelas XII menghadirkan dua narasumber utama dari Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat, yaitu Agusalim Ahmad dan Oktavianus Malo. Mengusung tema "Pentingnya Pemilu Bagi Masa Depan Bangsa", edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada para pemilih pemula mengenai hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara.
Dalam pemaparannya, Agusalim Ahmad menekankan bahwa suara anak muda sangat menentukan arah kebijakan negara di masa depan. Beliau menjelaskan bahwa Pemilu bukan sekadar rutinitas lima tahunan, melainkan sarana kedaulatan rakyat untuk memilih pemimpin yang berintegritas.
"Adek-adek di SMA Negeri 1 Lamboya adalah pemilik masa depan bangsa ini. Satu suara sangat berharga untuk menentukan kualitas kepemimpinan dan pembangunan bangsa ke depan," ujar Agusalim di hadapan para siswa.
Senada dengan hal tersebut, Oktavianus Malo memberikan materi mengenai teknis penyelenggaraan Pemilu serta pentingnya menjadi pemilih yang cerdas dan kritis. Ia berpesan agar para siswa tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoaks) dan tegas menolak praktik politik uang.
"Kami ingin adik-adik menjadi pemilih yang rasional. Lihat visi misinya, pelajari rekam jejaknya, dan jangan mau dipengaruhi oleh iming-iming materi yang merusak demokrasi kita," tegas Oktavianus.
Kepala Sekolah dan para guru SMAN 1 Lamboya menyambut baik inisiatif KPU Sumba Barat ini. Program "KPU Mengajar" dinilai sangat relevan karena banyak siswa yang akan segera memasuki usia 17 tahun dan menjadi pemilih baru dalam kontestasi politik mendatang.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para siswa tampak antusias menanyakan Kepemiluan.