Berita Terkini

Agusalim Ahmad Jadi Narasumber Diskusi Kopi Parmas NTT, Bedah Dampak Buzzer Politik terhadap Demokrasi

Waikabubak, kab-sumbabarat.kpu.go.id - Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Agusalim Ahmad, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Diskusi Kopi Parmas Part 6. Forum yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini berlangsung pada Rabu (07/01/2026).

Diskusi edisi kali ini mengangkat tema strategis: “Fenomena Buzzer Politik dan Dampaknya terhadap Partisipasi Publik”. Agenda ini dirancang sebagai upaya nyata dalam memperkuat literasi demokrasi serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dinamika komunikasi politik di era digital yang kian masif.

Menyikapi Fenomena Buzzer secara Kritis

Dalam pemaparannya, Agusalim Ahmad menegaskan bahwa keberadaan buzzer politik merupakan realitas yang tidak terpisahkan dari kemajuan teknologi informasi dan media sosial. Namun, ia memberikan catatan penting bagi kualitas demokrasi di Indonesia.

"Kehadiran buzzer politik perlu kita sikapi secara kritis. Tujuannya agar fenomena ini tidak menjadi mesin disinformasi, memicu polarisasi di masyarakat, ataupun menurunkan kualitas partisipasi publik dalam proses demokrasi," jelas Agusalim di hadapan para peserta.

Dukungan Penuh KPU Sumba Barat

Kehadiran Agusalim dalam forum tingkat provinsi ini didampingi langsung oleh jajaran pimpinan KPU Kabupaten Sumba Barat. Turut hadir memantau jalannya diskusi:

  • Ketua dan Anggota KPU Sumba Barat

  • Sekretaris KPU Sumba Barat

  • Kasubbag Hukum dan SDM

Pihak KPU Kabupaten Sumba Barat menyatakan apresiasi dan dukungan penuh atas keterlibatan anggotanya dalam forum tersebut. Hal ini dinilai sebagai bentuk kontribusi aktif dalam penguatan demokrasi, pendidikan pemilih, serta pengembangan kapasitas penyelenggara pemilu secara berkelanjutan.

Komitmen Penguatan Literasi

Diskusi Kopi Parmas Part 6 ini menjadi ruang dialog strategis bagi seluruh penyelenggara pemilu di lingkup Provinsi NTT. Melalui kegiatan rutin ini, KPU Provinsi NTT berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi masyarakat yang lebih sehat dan menjaga kualitas demokrasi di wilayah Nusa Tenggara Timur agar tetap berintegritas di tengah gempuran informasi digital.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 82 kali